Mediapriangan.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis menjalin kemitraan strategis dengan Jabar Saber Hoaks Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kota Bandung pada Kamis, 1 Februari 2024.

PKS ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat kerjasama antara kedua belah pihak dalam menanggulangi penyebaran informasi palsu (hoaks) serta meningkatkan literasi digital di Jabar.

Kolaborasi yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini juga mencakup pembentukan Unit Saber Hoaks Daerah (USHD) di kabupaten/kota di wilayah Jabar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis, Tino Armyanto Lukman Slamet, memimpin acara penandatanganan tersebut.

Ika Mardiah menyatakan bahwa program replikasi ini akan memperluas layanan aduan terkait hoaks.

Dengan melibatkan masyarakat aktif, terutama di Kabupaten Ciamis, diharapkan dapat meningkatkan partisipasi dalam melaporkan isu hoaks melalui berbagai saluran media sosial.

“Melalui replikasi ini, layanan aduan menjadi lebih inklusif. Masyarakat Kabupaten Ciamis diharapkan dapat lebih proaktif melaporkan hoaks yang beredar di tengah-tengah mereka,” ujar Ika.

Ia juga menjelaskan bahwa melalui USHD ini, pemantauan informasi keliru dapat dilakukan secara efektif dari tingkat daerah kabupaten/kota.

Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan sumber daya manusia (SDM) dalam mengidentifikasi dan mengatasi hoaks di media sosial.

“Keberadaan Unit Saber Hoaks Daerah di Kabupaten Ciamis akan memudahkan partisipasi masyarakat dalam menangkal berita hoaks dan sekaligus memperkuat literasi digital,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis, Tino Armyanto, menyambut baik penandatanganan PKS ini.

Baginya, kehadiran USHD di Kabupaten Ciamis merupakan terobosan penting dalam meningkatkan literasi digital dan melawan informasi keliru yang cepat tersebar di media sosial.

Tino berharap bahwa dengan adanya program Ciamis Libas Hoaks atau Cliks, Diskominfo Kabupaten Ciamis dapat secara efektif memberantas hoaks yang beredar di tengah masyarakat dan menjadikan Kabupaten Ciamis bebas dari informasi palsu.

“PKS ini merupakan inovasi penting untuk meningkatkan literasi digital masyarakat Kabupaten Ciamis. Semoga menjadi langkah positif dalam penanggulangan hoaks, terutama di tahun politik ini. Kami berharap menjadikan Kabupaten Ciamis sebagai daerah bebas hoaks,” ungkap Tino.***