Kabupaten Ciamis,
Www.Fokusberitaindonesia.com,- Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis H. Tatang menerima kunjungan Tim Sekretariat Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional atau Wantiknas dalam upaya pembimbingan dalam mewujudkan smart City dan Fabrication City dalam menjalankan SPBE di kabupaten Ciamis di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis pada Selasa 04/04/23.

H. Tatang dalam sambutannya mengatakan saat ini kami terus berupaya dalam mewujudkan cita-cita Bupati Ciamis dalam memberikan pelayanan yang saat ini dituntut serba cepat dan berbasis teknologi.

Terlebih kami memiliki penduduk yang berjumlah 1.4 juta lebih yang tersebar di 27 kecamatan yang terdiri dari 258 desa dan 7 kelurahan. Katanya

“Tentu Smart City merupakan cita-cita Bupati Ciamis Herdiat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat di Kabupaten Ciamis dan dalam hal ini Diskominfo sebagai OPD yang memiliki tugas dan fungsi dalam membangun dan mengembangkan SmartCity dan Fabrication City atau Fab City bersama seluruh OPD yang ada.” Ungkap Sekda Ciamis

“Sejauh ini pelayanan sudah banyak yang menggunakan dan berbasis teknologi, namun dalam memenuhi aspek yang ditetapkan pemerintah pusat dalam memberikan pelayanan terbaik berbasih elektronik.” Lanjut Sekda

Sementara itu Kadiskominfo Kabupaten Ciamis H. Tino Armiayanto dalam sambutannya melaporkan kepada Sekretaris Daerah bahwasannya Kabupaten Ciamis termasuk menjadi 2 kabupaten kota yang terpilih untuk mendapatkan pembimbingan dari Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional atau Wantiknas dalam menjalankan samrt City dan Fab City.

H. Tino juga mengatakan ini adalah langkah yang ditempuh dalam mewujudkan smart City dan Smart Village sesuai dengan cita-cita Bupati Ciamis dalam menjalankan SPBE di lingkup pemerintahan Kabupaten Ciamis.

Ketua Koordinator Tim Sekretariat Wantiknas sekaligus Asesor SPBE Gerry Firmansyah pada kesempatan yang sama mengatakan Fab City Network adalah sebuah jaringan yang mempertemukan berbagai negara, daerah dan kota di seluruh dunia untuk saling berinteraksi dan bersinergi demi mewujudkan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan regeneratif (hijau/lestari).

Ya, Fab City Network merupakan jaringan kota-kota di dunia yang peduli dengan transformasi digital berbasis pembangunan berkelanjutan dan ekonomi sirkuler.

Ide besar Fab Labs yang digagas oleh Fab City Foundation adalah untuk mendorong penciptaan produk dan inovasi berbasis material lokal dan lebih ramah lingkungan dengan dibantu teknologi canggih. Bebernya

“Fab City juga merupakan sebuah konsep kota masa depan yang dirancang untuk menciptakan lingkungan kreatif dan berkelanjutan, dimana penduduknya dapat menghasilkan dan mendaur ulang produk mereka sendiri dengan menggunakan teknologi digital dan manufaktur.” Ungkap Gerry

Dilanjutnya, “Saat ini ada 50 negara yang declare Fab City dan di jawabarat hanya ada 2 kabupaten kota yang dipercaya yaitu Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Ciamis bisa menjadi anggota yang ke 51 di Indonesia”.

Dengan Fab City seluruh upaya dalam mewujudkan Smart City sepenuhnya mendapatkan masukan dan dukungan dari seluruh anggota dari berbagai ahli seperti misalnya universitas terkemuka seperti Harvard dan organisasi termasuk pemerintahan diseluruh dunia.

“Misalnya saja dalam pengelolaan sampah dengan bank sampah yang mana akan ada masukan dalam pengelolaan dan pemanfaatan sampah dari organisasi maupun universitas sehingga akan muncul rekomendasi yang menguntungkan. Semua terhubung dengan dunia.”ungkap Gerry

Gerry menerangkan, salah satu tujuan dari pengimplementasian konsep Fab City yaitu mengembangkan model bisnis yang berkelanjutan yang memberikan keuntungan dan nilai ekonomi dan komoditi dalam manajemen seperti misalnya manajemen limbah sirkular dan pemakaian sumber daya yang ramah lingkungan.

Terkait SPBE sebagai asesor Gerry mengatakan bahwa Kabupaten Ciamis sudah berada pada nilai yang sudah cukup baik, karena sudah terstandarisasi dan ini harus terus dikembangkan untuk mencapai terintegrasi dan terukur dan tingkat optimum, terus termasuk digitasi atau mengubah seluruh dokumen beralih kedalam bentuk digital dan terus menggunakan hal-hal yang sudah terdigitalisasi dalam mewujudkan Transformasi digital.

“Tujuan dari peningkatan angka ini adalah untuk memastikan dan mengatur pemerintahan digital dengan baik. Asesor akan melihat inisiatif sesuai dengan peta rencana yang telah ditetapkan dalam upaya peningkatan angka dalam SPBE dengan kontrol Pimpinan dalam hal ini dilimpahkan kepada Sekretaris Daerah dalam melengkapi tingkat kematangan pada kapabilitas proses dalam penerapan SPBE.” Pungkas Gerry

(Taofik Fbi)

Sumber : Www.Fokusberitaindonesia.com

5 thoughts on “Sekda ciamis menerima Kunjungan Direktur Eksekutif Wantiknas Dalam Upaya Mewujudkan Smart City Dan Fabrication”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *